Menu

WALIKOTA MINTA KREDIT TANPA AGUNAN DIMANFAAT UNTUK USAHA PRODUKTIF

  • Jumat, 27 April 2007
  • 1773x Dilihat
Walikota Denpasar, Drs. A.A. Puspayoga mengungkapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pemberian tambahan modal melalui saran penjamin kredit daerah / SPKD bukan sekadar membantu dan mengefesiensikan birokrasi dalam peminjaman modal di Bank, tapi yang terpenting bagaimana membantu para pengusaha mikro dan kecil untuk tumbuh dan berkembang serta eksis dalam menghadapi persaingan global dan menekankan agar para pengusaha kecil yang memperoleh pinjaman dari bank melalui SPKD memperhatikan kewajiban sebagai peminjam serta gunakan tambahan modal ini untuk pengembangan usaha produktif. Demikian disampaikan Walikota Denpasar A.A. Puspayoga ketika menerima Kadis Koperasi PK dan M Denpasar, Jumat (27/4) di ruang kerja Walikota Denpasar. Kadis Koperasi PK dan M Kota Denpasar, Drs. A.A. Ngr. Rai Iswara, M.Si. didampingi Kabag Humas Kota Denpasar Made Erwin Suryadarma, SE ditemui usai melaporkan evaluasi perkembangan SKPD kepada Walikota mengatakan, dari hasil koordinasi dengan pihak BPD Cabang Utama Denpasar realisasi kredit hingga saat ini dari 107 yang sudah mendapatkan rekomendasi sebanyak 17 orang dengan besarnya dana yang sudah dikeluarkan Rp. 550 juta. Disatu sisi menurut Rai Iswara untuk mendapatkan pinjaman melalui SPKD para pengusaha kecil melalui tahapan birokrasi yang efektif dan efisien dengan tanpa mengesampingkan unsur kajian kelapangan. “Pengecekan kelapangan ini perlu dilakukan agar modal yang diperoleh melalui SPKD tidak salah guna.” Artinya agar benar-benar pengusaha kecil ini memang membutuhkan penambahan dana untuk meningkatkan hasil usaha. Selain itu, bukan hanya kajian lapangan saja dilakukan, pihaknya melalui kerjasama instansi terkait juga melakukan pembinaan terhadap pengusaha kecil dalam usaha pengembangan dan mewujudkan pengusaha kecil mandiri.Rai Iswara melihat SKPD mendapat respon positif Hal ini dapat dilihat hingga memasuki akhir bulan April sudah tercatat 125 orang mengambil formulir guna mendapatkan pinjaman permodalan melalui Sarana Penjamin Kredit Daerah (SPKD). Sementara itu dari 125 pengambil formulir sebanyak 107 rekomendasi yang sudah dikeluarkan untuk ditindaklanjuti oleh pihak pemberi kredit dalam hal ini BPD Bali. Apabila tahap awal pelaksanaan SPKD berjalan lancar, disatu sisi Pemkot Denpasar juga akan menambah dana jaminan minimal lagi 1 milyar, sehingga masyarakat benar-benar bisa meningkatkan hasil produksinya demi kesejahteraan. “Tentu tambahan dana jaminan ini akan kita lihat dalam perkembangan selanjutnya.” Selain itu secara kontinyu terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar dipahami tentang SPKD. Kepala Cabang Utama BPD Denpasar, I Gst. Sugiartha, SH saat dikonfirmasi menegaskan pihaknya akan melaksanakan harapan Walikota Denpasar dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat bagi masyarakat Denpasar yang meminjam dana melalui SPKD. Jaminan yang sudah dianggarkan Pemkot Denpasar sebesar 1 milyar, pihaknya menyediakan dana pinjaman sebesar 5 milyar. Tentu nilai dana yang disiapkan BPD Bali akan bertambah menjadi Rp. 10 milyar apabila pihak debitor dalam pembayaran pinjaman berjalan lancar

Berita Terpopuler