Menu

Pemkot Denpasar Sosialisasikan Koperasi Berwawasan Budaya

  • Rabu, 25 Mei 2016
  • 982x Dilihat

Kota Denpasar dengan visi misinya "Denpasar kreatif  berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan", sangat peduli dan berkomitmen terhadap ekonomi kerakyatan. Melihat pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar yang semaikn meningkat serta tidak terlepas dari peran serta koperasi sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berdasarkan asas kekeluargaan. Maka itu, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar menyelenggarakan Sosialisai Koprasi Berwawasan Budaya yang dibuka oleh Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Walikota Denpasar, I.G.N Jaya Negara. Ditandai dengan pemukulan gong serta penyerahan secara simbolis Pancahita Koperasi Berwawasan Budaya Bangsa kepada Ketua Dekopinda Kota Denpasar, I Dewa Bagus Putu Budha,S.E.,M.M., Rabu (25/5) di Graha Sewaka Dharma, Lumintang.
Walikota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut mengatakan konsep berwawasan budaya ini memang sebagai karakteristik dalam menjalankan program. Terlebih lagi di Kota Denpasar sudah jelas ada pada visi dan misinya. Yang terpenting saat ini dalam kepemerintahan yang dikawan Walikota, Rai Mantra dan Wakil Walikota,  Jaya Negara agar koperasi dapat bertumbuh dan berkembang secara bersama. Maka perlu mendapatkan suatu perhatian yang sangat serius. Sebuah permasalahan itu bisa diselesaikan bukan melihat dari titik finansialnya, tapi pada titik budaya, nilai solidaritas, nilai spiritualitas, dan nilai inovasinya. Mungkin dapat menyelesaikan permasalahan mencapai tujuan bersama. Yang perlu diangkat menurut Walikota Rai Mantra adalah tentang etika dan kode etik didalam berkoperasi. Artinya nilai-nilai tataran manajerial atau intelektual harus diangkat pada nilai tataran konsep berwawasan budaya. Kalau dalam berwawasan budaya tersebut sudah jelas dimana ada nilai kearifan lokal, nilai etika, dan nilai spiritualitas. “Intinya konsep berwawsan budaya mencakup identitas berbasis kebudayaan, filsafat kearifan lokal, nilai ekspresif, nilai progresif dan proses inovasi.  Kesemuanya ditarik sehingga bisa menyelesaikan suatu permasalahan yang ada,” tegas Rai Mantra.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, S.E.,M.Si., ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, saat ini pihaknya ingin lebih mengkristalkan serta mencari parameter dan kreteria untuk dilakukan di koperasi tersebut. “Kedepannya koperasi itu harus mempunyai kepedulian sosial dan kepekaan sosial terhadap lingkungan maupun budayanya sendiri dalam rangka mengejawantahkan visi misi dari pada Pemerintah Kota Denpasar.  Yakni Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan. Kemudian ketika disinggung tentang tantangan koperasi kedepannya, Erwin menegaskan tantangan koperasi cukup banyak mengingat dunia akan semakin  mengglobal. Maka itu mari kita perkuat koperasi dengan bergandeng tangan serta saling bekerjasama.
Ditambahkan, kegiatan sosialisasi Koprasi Berwawasan Budaya diikuti oleh 50 pengurus koperasi yang ada di Kota Denpasar. Selain itu, dalam sosialisasi menghadirkan narasumber yakni, I Wayan Geriya dengan materi Panca Hita Koperasi Berwawasan Budaya menuju masyarakat bahagia sejahtera, I Gusti Wayan Murjana Yasa, dengan materi Koperasi Berwawasan Budaya Unggulan dan Smart Coorperation di era Globalisasi. Dan I Made Sunarta, dengan materi Koperasi Dhana sebagai salah satu koperasi yang sudah melaksankan Konsep Koperasi Berwawasan Budaya.
Wayan Geriya menjelaskan koperasai merupakan lembaga sosial ekonomi yang tumbuh dan berkembang dalam adagium (dari, oleh dan untuk anggota (rakyat). Spirit dasar koperasi menaruh aksentuasi pada pembangunan ekonomi untuk kesejahtraan rakyat. Berkembang ditengah lingkungan sosial yang bernafas dengan semangat solidaritas dan jiwa gotong royong. Merupakan harapan ideal yang searah dengan konerja pemerintah baru yang menekankan kerja keras. Pemberdayaan sampai pelayanan untuk maksimal bagi memenuhi kebutuhan dasar rakyat. Hal ini serasi dengan program prioritas Kementrian Koperasi dan UKM RI yang menekankan revitalisasi koperasi agar Denpasar berkembang sebagai kota koperasi yang kreatif inovatif yang berwawasan budaya unggulan, soko guru masyarakat sejahtra.
Revitalisasi koperasi dalam sinergi kreatif budaya ekonomi SDM dan teknologi menuju masyarakat sejahtera.