KTA YANG DILUNCURKAN WALIKOTA PUSPAYOGA BERKEMBANG DISELURUH BALI
Denpasar, Sejak dilucurkan setahun lalu Program Kredit Tanpa Agunan (KTA) oleh Walikota Puspayoga terbukti mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan program KTA ini berjalan dengan lancar. Hal ini dikatakan Kepala BPD Cabang Utama Denpasar AA. Dewi Indrayati, SE. Selasa (9/4) ketika menerima Walikota Denpasar Drs. AA. Puspayoga di kantor setempat. Kehadiran Walikota Puspayoga yang didampingi Wakil Walikota IB. Rai Dharma Wijaya Mantra, SE. MSi di BPD Cabang Denpasar untuk mengevaluasi dan memantau proses pencairan kredit tanpa agunan.
Lebih jauh AA Dewi Indrayati, mengatakan jumlah masyarakat yang memohon KTA cukup banyak dan sampai saat ini sudah 682 orang yang telah mendapatkan program KTA. Yang menggemberikan menurut AA Dewi pengembalian kredit dari masyarakat cukup lancar. â€Sampai saat ini belum ada kredit yang macet, para peminjam cukup rajin dan tepat waktu dalam pengembalian kreditnya,†kata AA. Dewi. Bahkan saat ini banyak warga masyarakat luar Denpasar yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan Kredit Tanpa Agunan ini. Hal ini diakui sejumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang telah menerima kucuran kredit ketika ditemui di BPD Bali Cabang Denpasar.
Salah seorang penerima kredit Nyoman Ariani asal Klungkung mengakui bahwa kredit yang diberikan Pemkot Denpasar melalui BPD Bali cukup membantu usahanya. Ariani pedagang kain yang mengalami musibah kebakaran di pasar Kumbasari tahun 2007 lalu mengatakan usahanya sempat berhenti total karena ketiadaan modal usaha. Seluruh barang dagangannya musnah dilalap sijago merah. Tetapi dengan bantuan berupa Kredit Tanpa Agunan ini ia bisa berjualan kembali. “Program ini betul-betul dibutuhkan dan membantu masyarakat. Kami harapkan agar program ini terus dilanjutkan sehingga usaha perekonomian masyarakat kembali bergairah,†kata Ariani. Hal senada juga dikatakan Putu Budiartini asal Jembrana. Wanita yang berjualan sembako di pasar Badung ini baru mengajukan kredit sebesar 25 juta rupiah. Menurutnya kredit yang diperolehnya ini untuk menambah modal usahanya. “Kami sangat bersyukur mendapat kredit tanpa agunan ini, mudah-mudahan dengan tambahan modal ini usaha kami bisa tambah maju,†katanya sumringah. Demikian pengusaha rumah makan Nyoman Purnana , pria asal Buleleng yang berjualan daerah Pemogan sangat merasakan manfaat KTA.
Sementara itu Sri Wiryani Asal Tabanan yang berjualan di Pasar Kumbasari yang sudah lebih dulu memperoleh KTA saat ditemui mengangsur kredit Tanpa Agunan mengaku terima kasih kepada Walikota Denpasar dan kredit yang diterima tersebut sudah dipakai modal usaha “Berkat KTA ini usaha tiang menjadi lancar sehingga tidak pernah nunggak dalam membayar cicilan“ ungkapnya bangga. Kredit Tanpa Agunan yang sudah tersebar di seluruh Bali sampai tahun 2008 kredit yang disalurkan sudah mencapai 15 milyar rupiah lebih dari plafon dana yang disediakan 76 milyar. Walikota Denpasar Drs. AA. Puspayoga mengatakan program KTA ini diluncurkan adalah untuk membantu masyakarat ,utamanya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. â€Dengan pemberian kredit tanpa agunan ini kami berharap perekonomian masyarakat kembali bergairah sehingga dengan dengan bergeraknya ekonomi masyarakat ini akan dapat menyerap tenaga kerja yang lebih banyak,†ujar Puspayoga.