Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar yang mengutus tiga UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk mengikuti pameran Inacraft di JCC (Jakarta Covention Centre) dari tanggal 26-30 April 2017 mampu meraup omzet Rp 50 juta lebih.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, didampingio Kasi Kemitraan dan Pemasaran UMKM, Kadek Suarningsih, Rabu (3/5) kemarin mengatakan, Inacraft ini merupakan pemeran terbesar di Indonesia karena dalam pameran tersebut banyak terlibat UKM_UKM dari seluruh penjuru Tanah Air. Sehingga pameran itu menjadi ajang promosi paling bagus di Indonesia, bahkan ssampai tingkat ASEAN. Pameran Inacfart ini selain dikunjungi oleh orang-orang Indonesia, dan juga orang-orang dari luar negeri untuk datang menyaksikan. “Pameran ini levelnya sudah paling tinggi di Indonesia, karena keterlibatan UKM dalam pameran tersebut cukup banyak,’’ kata Erwin Suryadarma.
Erwin Suryadarma menjelaskan, ketiga UKM Kota Denpasar yang mengikuti pameran Inacraft di JCC adalah Niki Boutique yang memamerkan kebaya bodir dan enek. Mesari Batik memamerkan produk tas dan dompet, Krisna Silver khusus memamerkan kerajinan dari perak. Keterlibatan UYKM di pemeran Inacraft cukup banyak sehingga menjadi kesempatan emas bagi UKM-UKM Kota Denpasar untuk ikut mempromosikan produknya pada pameran tersebut. Buyer(pembeli) datang bukan hanya dari Indonesia, melainkan banyak juga datang dari luar negeri menyaksikan pameran. “Ini merupakan event tahunan yang sudah terjadwal sehingga pengunjung dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina datang menyaksikan pameran Inacraft,’’ ujar Erwin Suryadarma.
Lebih lanjut Erwin Suryadarma mengemukakan, kesemapatan pameran Inacraft di JCC tersebut dipakai mempromosikan dan mempertkenalkan produk yang dihasilkan UKM. Sebab, tiga UKM yang ikut serta dalam pameran Inacraf digabung dan difasilitasi oleh Dekrasnada Kota Denpasar. Namun, UKM yang sudah mandiri di luar yang difasilitasi Dekrasnada cukup banyak juga ikut pameran. UKM Yang mandiri keikut sertaannya di pameran Inacraft dengan biaya sendiri. Sedangkan tiga UKM yang difasilitasi Dekrasnada Kota Denpasar sama sekali belum pernah mengikuti pameran Inacraft setingkat JCC. “UKM yang sudah pernah ikut pameran di JCC dan bagus kita dorong mandiri pameran di luar daerah,’’ ucapnya.
UKM yang sudah pernah ikut pameran Inacraft tahun 2016, harap Erwin Suryadarma, bisa mandiri dan potensi pasar di pameran tersebut sangat luar biasa. Kalau disuruh pameran secara mandiri pasti mau, karena mereka sudah tahu potensi pasar yang ada di sana tinggi dan cukup bagus. “Pembeli di pameran Incafraft cukup tinggi. Mudah-mudahan tahun depan kita akan terus mengikuti dan mendorong UKM-UKM yang belum pernah mengikuti pameran Inacraft itu,’’ papar mantan Kadisosnaker Kota Denpasar ini.
30 Januari 2026