Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kota Denpasar bersama 35 Pengurus koperasi se-Kota Denpasar melakukan study lapangan ke Koperasi Warga Semen Gresik (KWGS) Jawa Timur, baru-baru ini.
Rombongan study lapangan dipimpin Kadis Koperasi UKM kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma didampingi Kabid Bina Usaha I Gusti Ayu Yoni dan staf Binus. Ketua Dekopinda Kota Denpasar Dewa Bagus Made Budha dan ikut serta mendampingi disana Bapak Hengky Setiawan
Kadis Koperasi UKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, Minggu (5/6) kemarin mengatakan, study banding yang dilakukan bersama pengurus koperasi lainnya ke Koperasi Warga Semen Gresik itu ingin mengintip kemajuan sekaligus perkembangannya sangat maju pesat. Selain itu, meningkatkan SDM (sumber daya manusia) koperasi yang ada di Kota Denpasar. Mengingat KWSG merupakan koperasi yang sudah memiliki banyak usaha yang tersebar di Tanah Air, termasuk Bali.
Menurut Erwin Suyardarma, Koperasi Warga Semen Gresik sangat maju dan berkembang pesat, dan koperasi tersebut merupakan koperasi terbaik tingkat nasional maupun tingkat Asia bangkan dunia karena omzetnya sudah mencapai triliunan rupiah. “Kami melakuan study lapangan bersama gerakan koperasi di Kota Denpasar untuk melihat kesuksesan Koperasi Warga Semen Gresik itu agar koperasi yang ada di Denpasar mampu mengembang sayap usahannya,’’ kata Erwin Suryadarma.Seraya menambahkan kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pelatikan acivement motivasi bagi pemimpin koperasi .
Erwin Suryadarma mengungkapkan, pihaknya ingin menjalin kerjasama dengan Koperasi Warga Semen Gresik khususnya di bidang perdagangan. Sebab, di Denpasar saat ini ada 1.090 koperasi bergerak di bidang KSU dan KSP. Karena itu, sukses Koperasi Warga Semen Gresi ini perlu ditiru agar koperasi yang ada di Denpasar bisa maju dan dapat mengembangkan usahannya. “Kami mengajak gerakan koperasi di Denpasar study lapangan ke Gresik itu ingin meniru kiat sukses yang dilakukan Koperasi Warga Semen Gresik selama ini,’’ ucapnya.
Sementara Manajer Pengembangan Manajemen Koperasi Warga Semen Gresik, Wisnu Hadianto mengatakan, koperasi ini berdiri mulai tahun 1963-1985 fokus melayani anggota. Bisnis yang dikembangkan khusus melayani bahan pokok kepada anggotanya. “Kami selama 25 tahun hanya bergerak di bidang bahan pokok dan sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan anggota koperasi,’’ kata Wisnu Adianto.
Menurut Wisnu Adianto, tahun 1991 Koperasi Warga Semen Gresik mulai mengembangkan sayapnya membuka percetakan untuk melayani pegawai, dan usaha perdagangan umum, seperti menjual pipa serta peralatan kantor. Tahun 1992 membuka usaha perdagangan bangunan. “Kami sekarang bergerak di bidang retail, resto, ekspedisi, perdagangan umum, perdagangan bahan bangunan dan pabrik gress board,’’ ujarnya.
Selain rombongan study lapangan ke Koperasi Warga Semen Gresik, kata dia, pihaknya juga mengunjungi Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Provinsi Jawa Timur diterima Kadis Koperasi UMKM Jatim, Made Sukartha. Peserta study lapangan diajak keliling melihat hasil karya UMKM yang dipajang sekaligus dijual di gallery milik Diskop UMKM Jatim tersebut.
30 Januari 2026
01 Maret 2026