PROFIL
PROFIL
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
STANDAR PELAYANAN PUBLIK
KONTAK
KONTAK
TRANSPARANSI KEUANGAN
TRANSPARANSI KEUANGAN
SATU DATA
SATU DATA
LAIN-LAIN
LAIN-LAIN

RAI MANTRA : KOPERASI PAHLAWAN EKONOMI RAKYAT

RAI MANTRA : KOPERASI PAHLAWAN EKONOMI RAKYAT
Gerakan Koperasi yang sudah ada sejak dulu sebelum jaman kemerdekaan dan merupakan guru perekonomian masyarakat layak disebut sebagai pahlawan ekonomi rakyat. Hal ini dikarenakan hampir sebagian besar aktivitas perekonomian masyarakat ditopang dan digerakkan oleh koperasi yang saat ini sudah banyak berada di tengah-tengah masyarakat. Walaupun ditempa krisis ekonomi lembaga koperasi tetap mampu berdiri dengan kokoh. Hal ini dikatakan Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, SE. M.Si ketika menyerahkan bantuan Perkuatan Modal Bergulir serta Badan Hukum Koperasi di Bale Subak Kedua Desa Peguyangan Kangin, Jumat (8/1). Dikatakan bahwa peran koperasi di Kota Denpasar sangat tinggi dalam membantu perkonomian masyarakat. Untuk ia meminta kepada jajaran Dinas Koperasi untuk lebih memudahkan pelayanan pemberian ijin kepada masyarakat yang mau mendirikan koperasi. ” Kalau ada masyarakat yang mau mendirikan koperasi jangan dipersulit ijinnya. Semakin banyak ada koperasi tentu akan semakin baik dan memudahkan anggota termasuk masyarakat, namun harus tetap diawasi dengan ketat sehingga tidak terjadi penyimpangan,” kata mantan Ketua Hipmi Bali ini. Selebihnya dia juga meminta koperasi agar terus melakukan inovasi dan improvisasi serta peningkatan SDM sehingga dapat bersaing secara kompetitif dengan lembaga perekonomian lainnya. Dana bantuan bergulir yang diberikan kata Rai Mantra hendaknya dapat dikelola dengan baik untuk peningkatan modal. ”Untuk mempercepat perputaran modal koperasi harus berani memberikan bunga lebih rendah, sehingga perputaran modal bisa lebih cepat yang pada akhirnya perekonomian akan lebih meningkat. Hal ini juga merupakan mengukur dan melatih sejauh mana management dapat menerapkan prinsip-prinsip ekonomi. Kalau dana bergulir ini berjalan dengan lancar bararti manajemen koperasi sehat,” ujarnya. Sementara itu PLT. Kadis Koperasi Drs. Made Susanta mengatakan Koperasi yang diberikan bantuan dana Perkuatan Modal sebanyak 13 Koperasi dengan total dana berjumlah 730 juta rupiah. Masing-masing koperasi mendapat bantuan antara 50-60 juta rupiah. Sampai saat ini di Kota Denpasar kata Susanta terdapat 789 koperasi dengan omzet mencapai 1,7 triliun dan mampu menyerap 2.700 tenaga kerja. Dengan keberadaan koperasi yang tumbuh cukup subur di Kota Denpasar tambah Susanta nantinya diharapkan Denpasar menjadi salah satu Kota Penggerak Koperasi di Indonesia.
Share