PERLUAS PEMASARAN PRODUK UKM
Memperluas jaring pemasaran salah satu upaya yang terus digalang Dinas Koperasi PK dan M Kota Denpasar guna meningkatkan penghasilan para pengusaha kecil Denpasar. Selain tetap melakukan pemberian bantuan permodalan dan peningkatan SDM para pengelola koperasi dan UKM. Penegasan ini disampaikan Kadis Koperasi PK dan M Kota Denpasar, Drs. A.A. Ngr. Rai Iswara, M.Si disela-sela menerima kunjungan 80 pengusaha dan pengurus koperasi Kabupaten Pati Jawa Tengah, Kamis (6/9) di kantor Dinas Koperasi Denpasar.
Lanjut Rai Iswara perluasan jaringan pemasaran bukan saja dilakukan melalui pameran ke luar daerah, bisa juga dilakukan saat menerima kunjungan dari instansi luar daerah. Seperti hari ini, usai melakukan tatap muka, para peserta langsung digiring melihat pameran. Memanfaatkan pangsa pasar peserta kunjungan seperti hari selain secara langsung bisa melakukan sering produk dengan pengunjung, juga akan terjadi transaksi penjualan. “Upaya yang dilakukan ini sangat efektif
terutamanya bagi para pengusaha kecil yang memiliki produk unggulan seperti kerajinan tangan†ungkap Rai Iswara.
Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Bintang Puspayoga yang turut hadir mendampingi mengungkapkan menyambut baik gebrakan yang dilakukan Kadis Koperasi beserta tim Ekonomi Kerakyatan Kota Denpasar yang berupaya meningkatkan kesejahteraan para pengusaha kecil. Apalagi sering yang dilakukan antara pengusaha lokal melalui Dinas Koperasi dengan pengusaha luar daerah seperti Kabupaten Pati Jawa Tengah.
Begitu juga dengan usulan dari salah seorang pengusaha dari Pati agar kunjungan kali ini bisa ditindaklanjuti dengan kerja sama menjual dan membeli. Artinya produk hasil pengusaha Denpasar bisa dipasarkan di Pati begitu sebaliknya. Misalnya endek “Denpasar†bisa diproduksi dan dijual di daerah lain. Salah seorang pengusaha yang mengikuti pameran khusus untuk pengusaha Kabupaten Pati, Jero Puspa mengakui upaya pameran seperti ini sangat menguntungkan bagi pengusaha seperti dirinya. Buktinya dari kunker kurang dari satu jam pihaknya sudah melakukan transaksi hasil produksi berupa tas kombinasi mote laku 25 buah. “Harga satu tas berkisar Rp. 50.000,-, belum lagi dua peserta kunker dari Pati sudah memesan 60 tas†ujar Jero Puspa sambil mengharapkan agar setiap ada kunjungan dari instansi luar Denpasar pihak pengusaha kecil bisa dilibatkan untuk menjual produknya.