PEMKOT DORONG KERJASAMA ANTAR KOPERASI
Denpasar, Koperasi-koperasi yang ada khususnya di wilayah Kota Denpasar sejauh ini lebih disarankan untuk melakukan kerjasama dibandingkan merger. Dengan melakukan merger secara otomatis beberapa ketentuan yang ada dalam lembaga koperasi akan mengalami perubahan. Kepala Dinas Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menegah Kota Denpasar, Drs. AA. Ngurah Rai Iswara, Msi, mengatakan hal tersebut, Kamis (17/4).
Menurut Rai Iswara perubahan pola ketentuan yang dimaksud yakni anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Selain itu juga, harus melakukan peleburan koperasi layaknya lembaga perbankan dalam melakukan merger. “Kalau merger seperti perbankan ketentuannya kan harus dirombak sehingga kita lebih upayakan dulu melakukan kerjasama,â€ujarnya. Rai Iswara menambahkan, dengan pola kerjasama yang diharapkan, maka koperasi akan memiliki regening bahkan sangat berpotensi besar sebagaimana diamanatkan dalam UU koperasi. Selain tidak akan mengubah AD/ART, proses daripada kerjasama bisa dilakukan kapan saja. Saat ini disebutkan Rai Iswara sebanyak 25 koperasi telah melakukan kerjasama termasuk dengan Kospin Jasa. Pun demikian, Rai Iswara tetap menyambut baik adanya anjuran merger antar koperasi sejenis, namun akan diupayakan kerjasama terlebih dahulu sebelum melangkah ketahapan merger.
Hal ini akan lebih gampang karena sebelumnya sudah melakukan kerjasama sehingga secara bertahap diharapkan mampu menyatukan pesepsi serta visi dan misi sesuai pola ketentuan melakukan merger. “Kita upayakan dulu secara bertahap, dengan begitu akan lebih mudah melaju ke jenjang merger,â€ungkapnya. Di sisi lain, Dia mengungkapkan, saat ini di Denpasar telah berdiri 592 koperasi bahkan dilihat dari perkembangan dan kemajuannya sangat pesat. Sebagai contoh KSU Pemogan mampu menjadi koperasi terbaik tingkat Nasional tahun 1999 dan 2007. Dengan pertumbuhan signifikan ini, maka akan dapat membantu anggotanya serta masyarakat yang lebih luas. “Bagaimanapun usaha Koperasi merupakan pilar yang kokoh dalam menopang perekonomian masyarakat,†imbuh Rai Iswara.