Menu

MANAJER KOPERASI DIUJI KOMPETENSI

  • Senin, 15 September 2008
  • 1593x Dilihat
MANAJER KOPERASI DIUJI KOMPETENSI
Denpasar, Sebanyak 20 manajer koperasi Se-Bali (angkatan I) di uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Jasa Keuangan (LSP-KJK) yang berlangsung tanggal 14 – 16 September 2008. Dari 20 peserta yang ikut uji kompetensi, Koperasi Kota Denpasar mengirimkan 12 pesertanya. Hal demikian disampaikan Wardjono selaku Tim penguji saat membuka acara uji kompentensi terhadap seluruh manajer koperasi di Bali yang berlangsung di Tempat Uji Kompetensi Koperasi Citra Mandiri Br Panti Intaran Kelurahan Sanur Kec. Denpasar Selatan, Senin (15/9). Menurut Wardjono pelaksanaan uji kompetensi terhadap manajer/kepala cabang KSP/USP (Koprasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam) adalah sebagai tindak lanjut dari diklat sertifikasi yang dulaksanakan bulan lalu. Dimana uji kompetensi ini bagi pengurus koperasi bertujuan untuk mengetahui tingkat kompetensi para peserta sehingga nantinya dalam menjalankan usahanya berjalan lancar. Lebih lanjut Wardjono juga menambahkan hal-hal yang menjadi penilaian terhadap uji kompetensi para manajer ada 13 tugas di koprasi jasa keuangan (KJK). Diantara uji kompetensi meliputi sertifikat VI (enam) yang menyangkut kemampuan kepala cabang. Wardjono juga berharap dari pelaksanaan uji kompetensi ini terjadi sinergi yang baik antar pengurus koprasi sehingga eksistensi koprasi kedepan akan semakin kuat. Mengingat salah satu faktor yang menyebabkan maju mundurnya koprasi terletak pada peran pengurus koprasi itu sendiri. Salah satu peserta I Wayan Sudarta yang juga manajer Koperasi Citra Mandiri Denpasar mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan SDM koperasi itu sendiri. Dengan meningkatnya kualitas SDM dari pengurus koperasi sudah tentu mempengaruhi kemampuan lembaga koperasi itu sendiri dalam mengelola usahanya. Disamping itu melalui uji kompetensi ini kelemahan-kelemahan yang ada mampu diperbaiki sekaligus dapat menentukan strategi-strategi dalam memajukan usaha perkoperasian. Sehingga dengan demikian akan tercapai sasaran dan tujuan yang bermuara pada tujuan koperasi yaitu koperasi sebagai sokoguru dalam memajukan sektor perekonomian Bangsa.