Menu

LOMBA GEGURITAN ANTAR KOPERASI

  • Selasa, 27 Januari 2009
  • 998x Dilihat
LOMBA GEGURITAN ANTAR KOPERASI
Denpasar, Kesenian bukan saja menjadi milik para seniman memotivasi kalangan pengurus koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Kota Denpasar menggelar lomba geguritan. Lomba yang baru pertama kali dilaksanakan antar Koperasi dan UKM se-Kota Denpasar dilaksanakan serangkaian HUT ke-17 Kota Denpasar. “Lomba geguritan ini mendapat sokongan penuh dari Kadiskop UKM Kota Denpasar,” kata Ir. I Wayan Sana ditemui disela-sela persiapan lomba geguritan, Selasa (27/1). Lanjut Sana mengatakan kegiatan yang melibatkan pengurus dan anggota Koperasi dan UKM ini dilaksankan dari 20 – 22 Pebruari di lapangan Puputan Badung. Pendaftaran memang belum dibuka, namun peserta yang sudah mendaftar sebanyak 32 peserta pa/pi. Sudah adanya peserta yang mendaftar menurut Sana didampingi sekretaris panitia IB. Ngurah Wardana menunjukan antusias pelaku koperasi di Denpasar dalam berpartisipasi merayakan HUT Kota Denpasar. Kegiatan yang juga melibatkan tim juri dari unsur Widya Sabha Kota Denpasar ini mewajibkan setiap peserta membawakan tembang pupuh sinom payangan, sedangkan pilihan panitia menyediakan pupuh ginanti, pucung, maskumambang, durma dan ginada. Setiap peserta juga akan diiringi oleh geguntangan yang disiapkan oleh panitia. Sekretaris Dinas Koperasi UKM, Made Susanta menyambut positif langkah inovasi dari gerakan koperasi UKM dalam menghilangkan kejenuhan rutinitas kerja dalam meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi UKM, sekaligus kegiatan ini sebagai bentuk pengejawantahan harapan Bapak Wali, dimana dalam perayaan HUT Kota Denpasar diharapkan peran serta masyarakat. Melalui lomba geguritan ini menunjukkan jajaran koperasi UKM di Denpasar khususnya tidak hanya mampu bergelut dibidang ekonomi kreatif, peningkatan SHU dan hanya mencari keuntungan semata namun juga berupaya mengimbangi diri dengan spirit religius. Spirit religius melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh gerakan koperasi UKM diharapkan mampu membentengi moralitas. “Gerakan koperasi UKM semestinya memang mampu dan berusaha memotivasi diri lewat spirit religius,” ujar Susanta. Selebihnya Susanta menambahkan melalui lomba ini jiwa kekeluargaan dan kegotong royongan antara gerakan koperasi UKM di Denpasar dapat terus ditingkatkan. Selain ini sebagai pengejawantahan hakikat pijakan koperasi UKM dalam mengembangkan usahanya.