KTA PROGRAM KEBERPIHAKAN TERHADAP RAKYAT
Denpasar, KTA (Kredit Tanpa Agunan) merupakan program Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan BPD (Bank Pembangunan Daerah) Bali dan Askrindo untuk membuka akses permodalan bagi para pengusaha kecil menengah yang umumnya terhambat dalam permodalan akibat ketiadaan agunan. Kadis Koperasi PK dan M Kota Denpasar, Drs. A.A. Ngr. Rai Iswara, M.Si mengungkapkan dalam perjalanan program KTA ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat bahkan Pemkab II lainnya juga melirik program ini, Selasa (8/7) diruang kerjanya. Ditambahkan pula, Bukan saja dari kabupaten di Bali yang melirik, daerah lain di luar Bali pun menjadikan Denpasar daerah percontohan pelaksanaan KTA. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan dimana ketaatan dari peminjam KTA ini cukup baik dan lancar.
KTA menjadi solusi dan langkah tepat dalam memajukan perekonomian rakyat di tengah berbagai kesulitan ekonomi yang tengah mendera bangsa Indonesia dewasa ini. KTA yang digulirkan melalui SPKD (Sarana Penjaminan Kredit Daerah) oleh Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan BPD Bali benar-benar menyentuh dan memberikan manfaat kepada pengusaha kecil. Pengajuan kredit lewat prosedur mudah cepat dengan tanpa mengesampingkan kepatutan dan kelayakan serta adanya pendampingan untuk meminimalkan resiko.
Ir. A.A. Istri Agung Kasubdin Pengusaha Kecil dan Menengah menambahkan program KTA bagian komitmen Pemkot membantu masyarakat terutama para pengusaha dan tenaga kerja yang ingin bekerja keluar negeri†ungkap Istri Agung. Lewat program ini masyarakat yang terbatas pendanaannya dapat memanfaatkan program KTA. Selain KTA pihaknya juga memberikan kredit bergulir. Disisi lain menurut Made Dering, Kasubdin Bina Lembaga Koperasi adanya ketaatan debitur melaksankan kewajiban dengan baik tentu menjadi nilai plus tersendiri, sehingga pihak BPD Bali lebih yakin dalam mengucurkan dana bagi pengusaha kecil. Perjalanan KTA hingga kini sudah sampai pada tiga tahap penyaluran. Setelah mengucurkan KTA dalam dua tahap senilai Rp. 26 milyar, Pemkot Denpasar kembali menambah jumlah jaminan dengan nilai kredit yang dikuncurkan mencapai Rp. 76 milyar yang disalurkan setidaknya kepada 534 debitur dari 927 pengusaha yang mengajukan permohonan. Bahkan saat ini menurut Dering banyak warga masyarakat luar Denpasar yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan Kredit Tanpa Agunan ini. Bantuan serupa juga diberikan para kepada Tenaga Kerja yang akan bekerja di luar Negeri. Penyerahan ini sudah dilakukan langsung oleh Walikota Denpasar Puspayoga pada HUT ke 46 BPD Bali, di Taman Budaya Art Centre Denpasar.