KSP AKSHAYA PATRA DANA KEMBANGKAN SAYAP
Denpasar, Koperasi dan ekonomi kerakyatan tidak hanya dibutuhkan saat krisis melanda dunia namun juga dapat bertahan dari gejolak tersebut. Bahkan didalam gejolak krisis kroprasi mampu bertahan dan mengembangkan sayapnya untuk membangun kantor-kantor baru seperti Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Akshaya Patra Dana. Hal tersebut disampaikan PLT Kadis Koperasi UKM Kota Denpasar Drs I Made Susanta BA. MAG saat menghadiri karya melaspas kantor kas cabang kedua Jl. Nangka Utara, Selasa (14/7).
Lebih lanjut I Made Susanta mengatakan untuk itu Pemkot Denpasar secara terus-menerus dan berkesinambungan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan meningkatkan volume usaha yang bersinergi dengan koprasi maupun usaha kecil menengah. Termasuk diantaranya menurut Susanta adalah pengembangan teknologi informatika lewat websait Kota Denpasar, Koperasi, E-Commerce, dan E Swaka Dharma. Dalam kesempatan tersebut Susanta mengucapkan selamat atas diresmikannya kantor Kas cabang yang kedua KSP Akshaya Patra Dana.
Sementara ketua KSP Akshaya Patra Dana Wayan Sudastra yang didampingi ketua cabang kantor Kas Jl. Nangka Utara Wayan Wiryana mengatakan saat ini modal KSP Akshaya Patra Dana secara konsolidasi sebesar Rp. 3,5 Milyar. Saat ini modal yang telah diserap oleh anggota maupun masyarakat umum sebesar Rp. 1,2 Milyar. â€tentunya dari dana yang terserap itu ada beberapa yang mengalami kemacetan namun jumlahnya sangat kecil sekali,†ujar Wayan Sudastra. Untuk modal yang macet tersebut Sudastra mengaku telah melakukan pendekatan dengan masyarakat secara kekeluargaan. Dibukanya kantor Kas cabang Jl. Nangka Utara ini menurut Wayan Sudastra agar bisa memberikan layanan prima kepada masyarakat.
Kepala Kantor Kas cabang Jl. Nangka Utara yang juga Wakil Ketua KSP Wayan Wiryana mengatakan awal mulannya bersdiri KSP Akshaya Patra Dana muncul dari id lima orang mantan pegawai Bank tahun 2004. Dengan modal awal Rp. 15 Juta sampai saat ini mampu memiliki modal sebesar Rp. 3,5 milyar. KSP Akshaya Patra Dana saat ini beranggotakan sebanyak 86 orang anggota dimana setiap anggota dikenakan iuran wajib sebanyak Rp. 500 ribu. Lebih lanjut Ia mengatakan dari modal yang dikelola tersebut KSP ini mampu menghasilkan SHU pada akhir tahun 2008 sebesar Rp. 36 juta. Sedangkan peningkatan laba pertahunnya mencapai 25%. Terkait dengan penyaluran pinjaman Wayan Wiryana mengaku memberikan kepada masyarakat umum namun mengutamakan anggota koperasi. Besar pinjaman yang diberikan mencapai Rp. 2 juta sampai Rp. 5 juta. (