KOPERASI PERLU KUASAI IT
Penguasaan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) sangat tepat harus dikuasai oleh para pengelola koperasi. TIK bukan saja bermanfaat dalam menambah pengetahuan tentang perkoperasian, namun lebih dari itu pengelola koperasi bisa memperluas jaringan pemasaran media dimaksud. Salah satunya melalui internet pengurus koperasi melakukan interaksi sosial dalam mengembangkan usaha. “Jangan sampai pengurus koperasi gagap teknologi, untuk langkah ini pihaknya memantapkan dengan memberikan pelatihan dibidang TIK bagi pengelola koperasi.†Penegasan ini disampaikan Kadis Koperasi PK dan M Kota Denpasar, Drs. A.A. Ngr. Rai Iswara, M.Si. disela-sela acara pelatihan TIK bagi 592 pengelola koperasi se-Kota Denpasar di ruang Praja Utama Kantor Walikota, Senin (5/11).
Lanjut Rai Iswara, menghadapi persaingan pasar bebas dan semakin meningkatnya keinginan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari pengelola koperasi, tidak salahnya pengurus koperasi mampu kuasai TIK yang tetap bersandarkan budaya kearifan lokal. “Sah-sah saja pengurus koperasi kuasai TIK, namun tidak lempas dari budaya untuk menimalisasi aspek negatifnya,†ujarnya. Selebihnya Rai Iswara menambahkan persaingan dibidang pengelolaan ekonomi moneter, peran koperasi harus didorong untuk memainkan peran dalam pengentasan kesenjangan ekonomi masyarakat. Salah satu upaya peningkatan daya saing ini adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber daya manusia (SDM) pengelola Koperasi. Melalui penguasaan manajemen. Dikatakan pengembangan usaha melalui koperasi dengan anggota yang produktif akan mampu memperkokoh perekonomian nasional, karena rakyat kecil diberi peran aktif dan peluang untuk tumbuh dan berkembang. Menurut Mantan Kadis Sosial ini tumbuh dan berkembangnya koperasi membutuhkan kualitas SDM yang memadai dengan memberikan sentuhan pengetahuan tentang manajemen pengelolaan koperasi dengan berinovasi melalui TIK, sehingga nantinya mampu mandiri dalam memecahkan berbagai persoalan yang terkait dengan pengembangan koperasi itu sendiri. Diakui bahwa sektor koperasi terbukti mampu menggerakkan perekonomian rakyat, karena koperasi merupakan soko guru perekonomian Negara. “Ditengah krisis yang melanda bangsa kehidupan koperasi yang bergelut disektor ekonomi tetap mampu hidup dan berkembang dalam menopang perekonomian masyarakat, dan ini harus terus ditingkatkan,†kata Rai Iswara seraya mengatakan bahwa koperasi merupakan tulang punggung dalam menggalakkan ekonomi kerakyatan di Kota Denpasar.
Selanjutnya dia mengatakan untuk menciptakan koperasi yang tangguh diperlukan konsep tri sehat yakni sehat mental, sehat organisasi dan sehat usaha. Saat ini kata Rai Iswara di Kota Denpasar terdapat 592 Koperasi, dan hampir 90 persen tergolong koperasi sehat dan hanya sekitar 10 persen yang perlu ditingkatkan manajemen pengelolaannya. Dalam pelatihan TIK selain peserta mendapatkan pemaparan dari Kepala Kantor PDE dan Kom Kota Denpasar, Drs. I.K. Nick Natha Wibawa, MH. peserta juga mendapatkan secara gratis 600 keping CD “Riching The Stars†garapan A.A. Ngr. Abiyoga.